Saturday, July 4, 2020

Teknik Penulisan Karya Ilmiah

 1.      Rumusan Masalah

Penjabaran dari identifikasi suatu masalah atau sebuah pertanyaan lengkap yang terperinci tentang segala hal yang akan di teliti berdasarkan identifikasi masalah tersebut.

Fungsi :

     -          Sebagai pedoman pada suatu penelitian
     -          Dapat memberikan sebuah solusi
     -          Dapat membuka pikiran kita pada suatu masalah
     -          Sebagai pendorong untuk menyelesaikan penelitian

Contoh :

     1.      Rumusan Masalah Penelitian Tempe?
     2.      Bagaimana langkah-langkah membuat tempe?
     3.      Apa bahan dasar tempe?
     4.      Apakah tempe memiliki sebuah khasiat?
     5.      Mengapa tempe menjadi makanan yang sangat disukai di Indonesia?


       2.      Kajian Teori

Acuan untuk menjalakan sebuah penelitian yang didalamnya meliputi serangkaian asumsi, konsep, konstrak, definisi dan proposisi untuk menerangkan sebuah fenomena secara sistematis dengan cara merumuskan hubungan antar variabel.

Fungsi :

-   Menyediakan kerangka konsepsi atau teori yang direncanakan
-  Menyediakan informasi  tentang penelitian-penelitian terdahulu yang berhubungan dengan penelitian yang akan datang.
-  Memberikan rasa percaya diri sebab melalui kajian pustaka semua konstruk yang berhubungan dengan penelitian kita tersedia.
-    Memberikan informasi-informasi tentang metode-metode penelitian yang digunakan , populasi dan sample, instrumen dalam pengumpulan data dan penghitungan-penghitungan statistic yang digunakan pada penelitian sebelumnya.
- Menyediakan temuan-temuan, kesimpulan-kesimpulan penyelidikan yang dapat dihubungkan dengan penemuan dan kesimpulan kita.
-  Kepustakaan penelitian meliputi laporan-laporan yang diterbitkan dari penelitian yang sebelumnya.

Contoh :

Tempe adalah salah satu produk pangan di Indonesia yang proses pembuatannya dengan cara memfermentasi kacang kedelai atau kacang-kacangan lainnya oleh kapang Rhizopus oligosporus. Tempe merupakan makanan alami yang baik untuk kesehatan dan juga mengandung anti oksidan yang dapat menghambat infiltrasi lemak / LDL teroksidasi ke dalam jaringan pembuluh darah, sehingga dapat mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah yang memicu timbulnya penyakit jantung koroner.

Tempe merupakan sumber protein nabati yang mempunyai nilai gizi yang tinggi daripada bahan dasarnya. Tempe dibuat dengan cara fermentasi, yaitu dengan menumbuhkan kapang Rhizopus oryzae pada kedelai matang yang telah dilepaskan kulitnya. Inkubasi / fermentasi dilakukan pada suhu 25o -37o C selama 36-48 jam.


       3.      Pembahasan

Hasil dari pengamatan atau penelitian. Yang terdapat dalam teks ilmiah. Sebagai laporan observasi tentang penilaian terhadap sesuatu. Hasil pengamatan merupakan isi bagian yang penting dari teks ilmiah. Hasil pembahasan mempunyai sifat objektif atau subjektif. Hasil pembahasan sebagai pertimbangan atau acuan, untuk dijadikan sebagai sebuah teori.

Fungsi :

-          Untuk menjabarkan rangkaian penelitian
-          Untuk membuktikan teori
-          Untuk menemukan sebuah gagasan dan pemecahan sebuah masalah

Contoh :

Mayoritas usaha pengrajin tempe dan keripik tempe berlokasi di sentra industri tempe di daerah Sanan, berturut-turut 100% dan 85%; sementara mayoritas pengrajin olahan kedelai lain berlokasi di luar Sanan yaitu 94%. Produk yang dihasilkan pengrajin olahan kedelai lain, terutama adalah sari kedelai (56%), sementara sisanya adalah tahu, kering tempe, nugget tempe, stik kedelai, dan rempeyek kedelai. 82% pengrajin tempe dan 83% pengrajin keripik tempe tergabung dalam koperasi Primkopti Bangun Usaha.

Rata-rata lama usaha tempe, keripik tempe, dan olahan kedelai lain berturut-tururt 18 tahun, 12 tahun, dan 3 tahun. Usaha olahan kedelai lain tergolong masih baru karena usaha ini biasanya muncul sebagai bentuk kreativitas pengrajin untuk membuat olahan kedelai selain tempe dan keripik tempe yang sudah lebih dulu populer sehingga skala pemasarannya juga belum terlalu luas. Rata-rata kapasitas produksi usaha olahan kedelai lain hanya 3 kg kedelai/hari, jauh lebih kecil dari kapasitas produksi usaha keripik tempe dan tempe. Selain itu, penelitian Yusriansyah (undated) menyebutkan bahwa produk unggulan Kota Malang yang memiliki orientasi pasar mulai dari kawasan regional, nasional, sampai internasional adalah keripik tempe. Industri keripik tempe adalah industri yang ramah lingkungan, memiliki produktivitas tinggi, dengan daya saing produk yang tinggi. Peluang inilah yang kemudian nampaknya membuat banyak pengrajin makanan berbasis kedelai lebih memfokuskan produknya pada tempe dan keripik tempe dibandingkan produk olahan kedelai lain


        4.      Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan adalah rangkaian ahkir dari bab yang disusun pada suatu karya tulis ilmiah. Berisikan suatu hasil yang kompeten dari sebuah pembahasan, sehingga didapati sebuah pernyataan yang penting dan akurat.

Fungsi :
-          Hasil dari sebuah pengamatan atau penelitian.
-          Sebagai laporan observasi tentang penilaian terhadap sesuatu.
-          Hasil pembahasan sebagai pertimbangan atau acuan, untuk dijadikan sebagai sebuah teori.

Contoh :

Tempe sangat disukai oleh warga Indonesia,  karena memiliki rasa yang lezat, disamping itu masyrakat mengkonsumsi tempe karena tempe memiliki kandungan gizi yang berlimpah, dan memiliki harga yang terjangkau

Wednesday, July 1, 2020

Kutipan Langsung dan Tidak Langsung

Kutipan adalah suatu pinjaman kalimat yang diambil dari para pengarang, para ahli, para pakar dan seseorang yang terkenal atau berpengaruh dari media apa saja.

Kutipan memiliki fungsi sebagai bukti dan memperkuat pendapat penulis yang diusungnya dalam sebuah karya tulis ilmiah.

          Tujuan utama sebuah kutipan :

  • Untuk landasan teori yang telah dibuat
  • Untuk mendukung argumen yang dibuat oleh penulis
  • Untuk membantu menjelaskan materi 

Kutipan terdiri dari 2 jenis :

  • Kutipan Langsung
          Kutipan langsung adalah mengutip kalimat tanpa sedikitpun merubah dari sumbernya.

    • Contoh kutipan langsung
          Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara (Keraf, 1983: 3).

  • Kutipan Tidak Langsung
Kutipan tidak langsung adalah mengutip kalimat tapi merubah sebagian besar kalimatnya namun tidak merubah makna dan isi aslinya.

    • Contoh kutipan tidak langsung
Seperti yang dijabarkan oleh Gorys Keraf (1983:3) bahwa argumentasi pada dasarnya tulisan dengan tujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar percaya akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yangdikatakan penulis.

Perbedaan dari kedua kutipan diatas ialah :

1. Kutipan Langsung.

  • Tidak mengalami suatu perubahan kalimat sama sekali terhadap teks yang akan dikutip.
  • Jika suatu bagian kata dari kutipan ada yang ingin dihilangkan maka menggunakan titik tiga berspasi [. . .]
  • Jika ada kesalahan dalam bentuk teks aslinya maka menggunakan simbol [sic!]. Seperti : … hal itu mempunyai makna atau [sic!] yang tidak jelas.
  • Mempergunakan syarat sistem APA, MLA, ataupun lainnya untuk menambahkan sumber kutipan



2. Kutipan Tidak Langsung.

  • Mengalami suatu perubahan yang jelas pada kalimat teks yang dikutip
  • Ide pikiran atau pendapat yang dikutip tidak mengalami perubahan
  • Dijabarkan sesuai pemahaman penulis terhadap teori atau kalimat yang ingin dikutip
  • Tidak ada nomer kutipan tanpa tanda petik dua diakhir kalimat

Teknik Penulisan Karya Ilmiah

 1.       Rumusan Masalah Penjabaran dari identifikasi suatu masalah atau sebuah pertanyaan lengkap yang terperinci tentang segala hal y...