Penjabaran
dari identifikasi suatu masalah atau sebuah pertanyaan lengkap yang terperinci
tentang segala hal yang akan di teliti berdasarkan identifikasi masalah
tersebut.
Fungsi
:
-
Sebagai pedoman pada suatu penelitian
-
Dapat memberikan sebuah solusi
-
Dapat membuka pikiran kita pada suatu
masalah
-
Sebagai pendorong untuk menyelesaikan
penelitian
Contoh
:
1. Rumusan
Masalah Penelitian Tempe?
2. Bagaimana
langkah-langkah membuat tempe?
3. Apa
bahan dasar tempe?
4. Apakah
tempe memiliki sebuah khasiat?
5. Mengapa
tempe menjadi makanan yang sangat disukai di Indonesia?
2.
Kajian Teori
Acuan
untuk menjalakan sebuah penelitian yang didalamnya meliputi serangkaian asumsi,
konsep, konstrak, definisi dan proposisi untuk menerangkan sebuah fenomena
secara sistematis dengan cara merumuskan hubungan antar variabel.
Fungsi
:
- Menyediakan kerangka konsepsi atau teori
yang direncanakan
- Menyediakan informasi tentang penelitian-penelitian terdahulu yang
berhubungan dengan penelitian yang akan datang.
- Memberikan rasa percaya diri sebab melalui
kajian pustaka semua konstruk yang berhubungan dengan penelitian kita tersedia.
- Memberikan informasi-informasi tentang
metode-metode penelitian yang digunakan , populasi dan sample, instrumen dalam
pengumpulan data dan penghitungan-penghitungan statistic yang digunakan pada
penelitian sebelumnya.
- Menyediakan temuan-temuan,
kesimpulan-kesimpulan penyelidikan yang dapat dihubungkan dengan penemuan dan
kesimpulan kita.
- Kepustakaan penelitian meliputi
laporan-laporan yang diterbitkan dari penelitian yang sebelumnya.
Contoh
:
Tempe
adalah salah satu produk pangan di Indonesia yang proses pembuatannya dengan
cara memfermentasi kacang kedelai atau kacang-kacangan lainnya oleh kapang
Rhizopus oligosporus. Tempe merupakan makanan alami yang baik untuk kesehatan
dan juga mengandung anti oksidan yang dapat menghambat infiltrasi lemak / LDL
teroksidasi ke dalam jaringan pembuluh darah, sehingga dapat mencegah
terjadinya penyempitan pembuluh darah yang memicu timbulnya penyakit jantung
koroner.
Tempe
merupakan sumber protein nabati yang mempunyai nilai gizi yang tinggi daripada
bahan dasarnya. Tempe dibuat dengan cara fermentasi, yaitu dengan menumbuhkan
kapang Rhizopus oryzae pada kedelai matang yang telah dilepaskan kulitnya.
Inkubasi / fermentasi dilakukan pada suhu 25o -37o C selama 36-48 jam.
3.
Pembahasan
Hasil
dari pengamatan atau penelitian. Yang terdapat dalam teks ilmiah. Sebagai
laporan observasi tentang penilaian terhadap sesuatu. Hasil pengamatan
merupakan isi bagian yang penting dari teks ilmiah. Hasil pembahasan mempunyai
sifat objektif atau subjektif. Hasil pembahasan sebagai pertimbangan atau
acuan, untuk dijadikan sebagai sebuah teori.
Fungsi
:
-
Untuk menjabarkan rangkaian penelitian
-
Untuk membuktikan teori
-
Untuk menemukan sebuah gagasan dan
pemecahan sebuah masalah
Contoh
:
Mayoritas
usaha pengrajin tempe dan keripik tempe berlokasi di sentra industri tempe di
daerah Sanan, berturut-turut 100% dan 85%; sementara mayoritas pengrajin olahan
kedelai lain berlokasi di luar Sanan yaitu 94%. Produk yang dihasilkan
pengrajin olahan kedelai lain, terutama adalah sari kedelai (56%), sementara sisanya
adalah tahu, kering tempe, nugget tempe, stik kedelai, dan rempeyek kedelai. 82%
pengrajin tempe dan 83% pengrajin keripik tempe tergabung dalam koperasi
Primkopti Bangun Usaha.
Rata-rata
lama usaha tempe, keripik tempe, dan olahan kedelai lain berturut-tururt 18 tahun,
12 tahun, dan 3 tahun. Usaha olahan kedelai lain tergolong masih baru karena
usaha ini biasanya muncul sebagai bentuk kreativitas pengrajin untuk membuat
olahan kedelai selain tempe dan keripik tempe yang sudah lebih dulu populer
sehingga skala pemasarannya juga belum terlalu luas. Rata-rata kapasitas
produksi usaha olahan kedelai lain hanya 3 kg kedelai/hari, jauh lebih kecil
dari kapasitas produksi usaha keripik tempe dan tempe. Selain itu, penelitian Yusriansyah
(undated) menyebutkan bahwa produk unggulan Kota Malang yang memiliki orientasi
pasar mulai dari kawasan regional, nasional, sampai internasional adalah
keripik tempe. Industri keripik tempe adalah industri yang ramah lingkungan,
memiliki produktivitas tinggi, dengan daya saing produk yang tinggi. Peluang
inilah yang kemudian nampaknya membuat banyak pengrajin makanan berbasis kedelai
lebih memfokuskan produknya pada tempe dan keripik tempe dibandingkan produk olahan
kedelai lain
4.
Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan
adalah rangkaian ahkir dari bab yang disusun pada suatu karya tulis ilmiah.
Berisikan suatu hasil yang kompeten dari sebuah pembahasan, sehingga didapati
sebuah pernyataan yang penting dan akurat.
Fungsi
:
-
Hasil dari sebuah pengamatan atau
penelitian.
-
Sebagai laporan observasi tentang
penilaian terhadap sesuatu.
-
Hasil pembahasan sebagai pertimbangan atau
acuan, untuk dijadikan sebagai sebuah teori.
Contoh
:
Tempe
sangat disukai oleh warga Indonesia,
karena memiliki rasa yang lezat, disamping itu masyrakat mengkonsumsi
tempe karena tempe memiliki kandungan gizi yang berlimpah, dan memiliki harga
yang terjangkau
